Liputan6.com, Jakarta – Xpeng Indonesia mencatatkan penjualan yang cukup tinggi untuk salah satu modelnya, G6. Bahkan, mobil listrik asal China ini, sudah melakukan penyerahan sebanyak 100 unit, hanya untuk varian Pro ke garasi konsumen Tanah Air.
Dijelaskan Iki Wibowo, CEO Xpeng Indonesia, memang untuk yang dijual tahun ini, hanya tersedia G6 Pro. Sedangkan yang standar, sudah selesai pada tahun lalu. Namun, untuk detail angka penjualannya sendiri, tidak dijelaskan secara gamblang.
“Kalau wholesales sih sudah 300-an, tapi data pastinya tidak pegang. Untuk yang sudah naik faktur, saya tidak hafal,” jelas Iki, saat ditemui di Bogor, akhir pekan lalu.
Lanjut Iki, untuk karakteristik pembeli Xpeng sendiri, memang rata-rata adalah pengusaha. Xpeng G6 Pro sendiri, memang menjadi model yang terjun di segmen premium, sebagai varian teratas dengan banderol Rp 670 jutaan.
Xpeng G6 Pro memiliki dimensi panjang 4.758 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.650 mm. Mobil ini dilengkapi dengan motor listrik dengan penggerak roda belakang, yang mampu menghembuskan tenaga hingga 190 kW atau 258 tk dan torsi maksimal 440 nm.
Akselarasi dari mobil ini, dari 0 hingga 100 km.jam hanya butuh waktu 6,9 detik. Dengan kapasitas baterai 66 kWh, jarak tempuh yang bisa dicapai adalah 435 km, dengan pengisian dari dari 0 hingga 80 persen hanya dalam waktu 20 detik.
Fitur Canggih XPeng G6 Pro
Sedangkan fitur unggulannya, adalah XPolot 2.5 (ADAS) dengan Fitur bantuan pengemudi canggih mencakup adaptive cruise control, lane keep assist, intelligent parking assistance (auto parking, memory parking 20 titik), serta 360 camera.
Mobil ini, juga menggunakan sistem cerdas XOS Tianji & Chipset, menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8295 untuk respons layar 15,6 inci yang sangat cepat, didukung sistem operasi Xmart OS, Apple CarPlay, Android Auto, Spotify, YouTube, dan Instagram.